Wawako Solok Buka FGD Rancangan Awal Dokumen RUPM
Pemerintah
Kota Solok melalui Bidang Perencanaan dan Promosi Penanaman Modal Dinas
PM-PTSP, melaksanakan kegiatan FGD Rancangan Awal Dokumen RUPM yang dibuka secara
resmi oleh Wakil Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra bertempat di Akmal
Room Bappeda Kota Solok, Jum’at (1/4).
Acara
tersebut dihadiri oleh, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu
Pintu (DPMPTSP) Kota Solok, Ir. Hendaukhtri, Tim Ahli Pusat Studi Ekonomi
Bisnis dan Inovasi Fakultas Ekonomi Universitas Andalas, Padang, para Kepala
OPD terkait di lingkup Pemerintah Kota Solok, Bundo Kanduang LKAAM dan KAN Kota
Solok serta Tim Teknis Penyusunan Dokumen RUPM.
Dalam
sambutannya Wawako mengatakan, Mewujudkan sektor perdagangan dan jasa berdaya
saing merupakan unsur penting mendorong kemajuan ekonomi. Harapan tersebut
merupakan misi pertama dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Kota
Solok 2005-2025.
“Kemajuan
ekonomi dapat diwujudkan dengan menciptakan kondisi persaingan dalam dunia
usaha, pengembangan kewirausahaan, peningkatan prasarana dan sarana ekonomi,
kepastian hukum, stabilitas politik dan iklim investasi yang kondusif bagi para
investor,” ungkap Wakil Wali Kota (Wawako) Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra
dalam kegiatan Focus Group
Discussion (FGD) rancangan awal Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM)
Kota Solok.
RUPM
merupakan dokumen perencanaan bersifat jangka panjang. Secara garis besar, RUPM
terdiri dari arah kebijakan penanaman modal dan peta panduan implementasi
rencana umum penanaman modal. Penyusunan Dokumen RUPM Kota Solok yang akan
berisikan arahan dan strategi penanaman modal dapat dijadikan pedoman
perencanaan di dalam peningkatan investasi yang terarah dan terpadu dengan
pemanfaatan potensi yang ada di Kota Solok 20 tahun kedepan.
Hadirnya RUPM ini akan
menjadi acuan bagi Pemerintah Kota Solok dalam menyusun kebijakan yang terkait
dengan kegiatan penanaman modal, ehingga
tidak terjadi tumpang tindih dalam penetapan prioritas sektor-sektor yang akan
dikembangkan dan dipromosikan melalui kegiatan penanaman modal.
Ramadhani
juga apresiasi kepada DPMPTSP, tim teknis Kota Solok, dan narasumber yang telah
memberikan pendampingan. Kita harap Tahun 2022 ini RUPM Kota Solok dapat
terlaksana sehingga kita memiliki data potensi daerah yang nanti akan menjadi
peluang investasi untuk ditawarkan kepada investor. Serta kepada peserta FGD
diharapkan memberikan masukan dan saran agar seluruh hal bisa dilaksanakan
secara komprehensif.
"RUPM Kota Solok
menjadi sangat penting sebagai dasar dan alat bagi Pemerintah Kota Solok untuk
mempromosikan potensi-potensi investasi daerah kepada investor sehingga iklim
investasi dapat kondusif dan meningkatnya nilai investasi," tutup Wawako.
